Serem Bali Gelap Gulita


DENPASAR, KOMPAS.com — Seusai matahari terbenam, keheningan Bali semakin menjadi di hari raya Nyepi ini karena warga menjalankan Amati Geni atau tak menyalakan api (lampu). Malam ini Bali akan gelap gulita bagai kota mati hingga fajar tiba.

Untuk memastikan tak ada warga yang menyalakan lampu, pecalang di setiap banjar mulai berpatroli dan memperingatkan warga jika masih ada penerangan di dalam rumah. Bagi warga yang memiliki anak berusia balita mendapat keringanan dengan diperbolehkan menyalakan lampu dengan diredupkan dan tidak mencolok keluar.

Keringanan juga diberikan kepada fasilitas publik yang tergolong vital seperti rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan untuk tetap menyalakan lampu. Setelah selesai melakukan Catur Brata Penyepian selama 24 jam, aktivitas warga akan kembali normal pada pukul 06.00 Wita besok pagi.

Seperti diberitakan, hari ini umat Hindu di Bali melakukan Catur Brata Penyepian yakni tidak boleh menyalakan lampu (Amati Geni), tidak boleh bepergian (Amati Lelungan), tidak boleh bekerja (Amati Karya), dan tidak boleh bersenang-senang (Amati Lelanguan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: