Israel Ancam Putus Listrik dan Air ke Gaza


 

Israel mengancam memutus aliran listrik dan air ke Jalur Gaza jika pemerintah Palestina meneruskan proses rekonsiliasi dengan kelompok Hamas. Padahal, air dan listrik merupakan kebutuhan vital rakyat Gaza yang terkungkung embargo dan blokade.

Seperti diberitakan The Telegraph, Senin 27 November 2011, ancaman ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Israel Danny Ayalon pada sebuah siaran radio Sabtu pekan lalu. Ancaman ini disampaikan menyusul pertemuan antara Presiden Mahmoud Abbad dengan pemimpin Hamas Khaled Meshaal di Kairo, Mesir.
Ayalon mengatakan perjanjian antara otoritas Palestina dengan Hamas akan menjadikan pemerintah negara tersebut sebagai teroris. Jika sudah demikian, maka semua rencana perjanjian damai dengan Israel akan terhambat, kata Ayalon.

Ancaman Israel ini dianggap sangat tidak bertanggungjawab dan konyol oleh Sari Bashi, ketua GISHA, sebuah kelompok pendukung kebebasan di Palestina. Dia mengatakan, saat ini Israel menyumbang sekitar 60 persen listrik di Gaza, sementara sisanya dibeli dari Mesir atau dihasilkan dari pembangkit listrik Uni Eropa yang setengahnya hancur.

Sementara itu Mekorot, perusahaan air Israel, menyumbang sekitar lima persen dari persediaan air di Gaza, jumlah yang kecil tapi sangat dibutuhkan di dataran kering Timur Tengah. Sumbangsih Israel ini diatur oleh hukum internasional dan Mahkamah Agung Israel untuk memberikan kebutuhan dasar warga Gaza yang diblokade.

“Saya tidak bisa membayangkan Israel akan memutus pasokan air ke warga sipil untuk menghukum militan. Ini ilegal. Ini adalah hukuman kolektif yang keluar dari kemarahan,” kata Bashi.

Juru bicara Hamas, Ahmed Yusef, mengecam reaksi Israel atas rencana rekonsiliasi dan reunifikasi Palestina. Dia mengatakan bahwa ini adalah masalah dalam negeri, tidak ada hubungannya dengan Israel.

Sebelumnya pada 2007 Israel juga pernah mengancam akan memutus aliran listrik dan air ketika kala itu Hamas berkuasa. Ancaman tidak dilakukan, Israel hanya melakukan pembatasan. Kendati dibatasi, pemerintah Hamas di Gaza berhasil mengumpulkan 1 juta shekels (Rp1,5 miliar) dari pajak penjualan minyak ke Mesir melalui terowongan rahasia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: