Pemerintah Sengaja Biarkan Kelompok Intoleran Tumbuh


 

Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Sejumlah tokoh menilai pemerintah tidak serius dalam penanganan kasus-kasus sensitif yang melibatkan pengatasnamaan agama tertentu.

Romo Benny Susetyo mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, kelompok-kelompok intoleran tumbuh subur di masyarakat. Terlebih lagi, pemerintah seperti menutup mata terhadap aksi-aksi intoleran tersebut yang sudah berujung pada tindak kekerasan.
“Ada pembiaran dari pemerintah. Yang melakukan tindak kekerasan tidak dihukum. Akibatnya, kelompok-kelompok intoleran merasa seperti mendapat perlindungan dan imunitas sehingga dapat tumbuh subur dalam masyarakat,” katanya di sela acara peluncuran Kampanye Toleransi Hapus Diskriminasi di Warung Darmin, Duren Tiga, Jakarta, Minggu (13/11/2011).

Hal senada diungkapkan pegiat pluralisme, Alissa Wahid. Menurutnya, kasus-kasus kekerasan mengatasnamakan agama seperti dibiarkan begitu saja oleh pemerintah.

“Toleransi adalah barang mahal di dunia. Belum lama ini, ada makam jemaah Ahmadiyah yang dibongkar karena dianggap tidak pantas oleh penduduk setempat. Diskriminasi juga masih kerap dialami jemaat HKBP,” katanya.

Sikap ketidaktegasan pemerintah ini mengundang kekhawatiran akan munculnya generasi baru yang intoleran terhadap perbedaan dan kebhinekaan yang menjadi karakter dan pemersatu bangsa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: