Pesan Kurban dari Merapi


YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Bencana Merapi merupakan salah satu bentuk kurban manusia kepada Tuhan dan menjadi momentum untuk memulai hidup baru yang lebih baik.

Demikian pesan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Amin Abdullah, kepada ribuan jemaah saat memberikan kthobah dalam shalat Idul Adha di lokasi pengungsian korban Merapi, Stadion Maguwoharjo, Rabu (17/11/2010).

Tema yang diusung Amin adalah “Dengan Idul Adha kita tingkatkan iman dan takwa menuju solidaritas sosial dan semangat berkorban”. Tema ini dinilainya relevan dengan bencana Merapi saat ini.

“Warga kehilangan anggota keluarga dan harta benda. Relawan, wartawan, polisi, tentara, dan semua pihak juga mengurbankan pikiran, tenaga, dan kemampuan mereka untuk membantu korban,” ujar Amin.

“Kita semua kehilangan hak kita. Dengan keikhlasan, kita menerima dan menjadikan ini awal baru untuk membangun kehidupan sosial, ekonomi, dan ekologis yang lebih baik,” lanjutnya.

Untuk hewan kurban, pengungsian Maguwoharjo hari ini memotong 30 ekor kambing dan 22 sapi. Daging akan diolah oleh dapur umum untuk diberikan kepada pengungsi dalam bentu masak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: