Proteksi Mata Uang Ancam Perdagangan Dunia


 

JAKARTA – Proteksi mata uang yang dilakukan oleh negara tertentu dikhawatirkan akan mengancam keberlangsungan perdagangan dunia.
Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar memperkirakan hal tersebut dapat menekan ekspor dan memperlebar arus impor. Maka dari itu, Mahendra menuturkan, Indonesia akan mendorong negara-negara yang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Seoul, Korea Selatan, pada 11-12 November 2010, untuk melakukan koreksi terhadap kebijakan tersebut. Bahkan, kata dia, dalam kesepakatan G20, melarang proteksi mata uang.

“Kami sangat menyesal pada negara-negara yang melakukan proteksi tersebut. Sebab sistem nilai tukar yang dibentuk negara tertentu untuk interverensi menimbulkan persoalan rumit. Karena itu, pada  KTT G20 mendatang hal ini akan dibahas lebih lanjut dengan secara mendalam dari segi solusi,” jelas Mahendra di Jakarta, Senin (8/11/2010).

Selain itu, menurut Mahendra, Indonesia juga akan mendorong organisasi internasional lain seperti World Trade Organization (WTO) dan OECD juga akan melakukan hal serupa dengan G20.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai, Indonesia tidak mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi negara lain untuk mengoreksi proteksi terhadap mata uangnya.

“Kemampuan kita kecil sekali untuk mempengaruhi negara lain, karena masing-masing negara mempunyai kepentingannya sendiri,”tegas Sofjan.

Sofjan menyatakan, proteksi terhadap mata uang memang bisa mengganggu perdagangan dunia. “Itu harus kita cegah, karena apabila perdagangan dunia terganggu  dan menyebabkan perang dagang, maka beberapa negara akan mengalami kerugian,” ujar Sofjan.

Sofjan mengakui, pihaknya diundang untuk menghadiri KTT G20. Dan dalam pertemuan itu, kata dia, akan membahas mengenai berbagai hal, termasuk masalah proteksi mata uang.

“Saya dan sekira 100 pengusaha dunia akan menghadiri KTT G20. Kami akan membahas proteksi mata uang. karena itu penting sekali,” tandas Sofjan.

Seperti diketahui, China melakukan proteksi mata uang Yuan dalam kisaran tertentu. Sehingga, mata uang tidak melemah atau menguat. Proteksi mata uang Yuan menyebabkan melemahnya dolar. Hal itu disusul dengan penguatan mata uang lain termasuk rupiah. Menguatnya
rupiah terhadap dolar menyebabkan semakin berkurangnya daya saing barang ekspor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: