Magma Gunung Merapi Dekati Permukaan


REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA–Pergerakan magma di puncak Gunung Merapi dipastikan sudah mendekati permukaan. Hal itu dikatakan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandriyo, kepada wartawan di kantor BPPTK setempat, Kamis (21/10).

Menurut Subandriyo, aktivitas gunung teraktif di Indonesia tersebut semakin menunjukan peningkatan dengan semakin seringnya guguran material lava terdengar dari pos pengamatan terdekat.

Meski begitu, kata Subandriyo, pihaknya belum menaikkan status Merapi sehingga masih dalam kondisi waspada. “Memang ada peningkatan aktivitas tetapi masih fluktuatif. Kami masih membutuhkan beberapa parameter untuk menaikkan statusnya,” jelasnya.

Diakui Subandriyo, pergerakan magma tersebut sudah semakin bisa dirasakan dengan semakin banyaknya guguran lava dari puncak Merapi. Selain itu, guguran lava tersebut jaraknya semakin jauh sehingga menunjukkan jika energi yang dibangun Merapi semakin mendekati permukaan. Pihaknya memprediksikan energi (magma) gunung tersebut berada di sekitar satu kilometer di bawah permukaan puncak Merapi.

Dikatakan Subandriyo, meski masih berstatus waspada, namun pihaknya sudah meminta pemerintah daerah di lereng Merapi untuk menutup seluruh kegiatan pendakian menuju puncak gunung yang ada di perbatasan Jawa Tengah dan DIY tersebut.

Berdasarkan data seismograf pengamatan Merapi tanggal 20 Oktober 2010 lalu diketahui bahwa telah terjadi gempa vulkanik dalam (VA) sebanyak 11 kali, gempa vulkanik dangkal (VB) 28 kali, gempa pase banyak(MP) 479 kali, dan guguran material lava sebanyak 85 kali.

Sedangkan pengamatan per tanggal 21 Oktober mulai dari pukul 00.00 hingga 07.00 WIB, tercatat VA sebanyak 1 kali, VB ada 69 kali, MP ada 69 kali dan guguran material lava sebanyak 32 kali.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi di Kaliurang, Triyono, mengungkapkan, aktivitas guguran material lava mulai sering terdengar. Hari ini, sudah dua kali guguran yang bisa didengar dari pos pengamatan. “Suara guguran material lava sudah bisa kita dengar langsung,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: