Yang Aman ya Kayu Bakar


PEKANBARU, KOMPAS.com – Masyarakat Pekanbaru yang bermukim di desa Okura, Rumbai Pesisir, kini beralih menggunakan kayu bakar untuk memasak, akibat maraknya pemberitaan meledaknya tabung gas di media massa.
“Tabung dan kompor gas sudah dibagikan, tetapi kami takut menggunakan. Tiap malam berita di televisi tentang tabung meledak,” jelas Nurgimah, warga Okura Minggu (8/8/2010).

Kayu bakar, lanjut dia, dinilai lebih aman dan juga lebih mudah mendapatkannya. Berbeda dengan gas, yang untuk mendapatkannya warga harus berkendara selama setengah jam terlebih dahulu.

“Banyak yang menjadikan tabung dan kompor gas hanya pajangan di rumah,” jelas dia. Sedangkan minyak tanah, lanjut dia, sulit didapatkan. Dan jika pun ada, harganya mencapai Rp 8.000 per liternya.

Ungkapan senada disampaikan Hasni, salah seorang warga Lembah Sari, Rumbai Pesisir yang mengatakan kayu bakar lebih aman dibandingkan kompor gas. “Kayu bakar di sini masih mudah dicari di hutan belakang,” katanya.

Sales Representatif Elpiji Pertamina wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Ishafani, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan sosialisasi di setiap kelurahan di Pekanbaru. Sosialisasi dilakukan hingga September mendatang.

“Setiap hari terdapat dua kelurahan yang diberikan sosialisasi. Dengan sosialisasi ini diharapkan kekahawatiran masyarakat menggunakan kompor gas semakin berkurang,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: