Sumber Karbohidrat Bukan Cuma Nasi


Kompas.com – Meskipun jenis lauk-pauk, sayuran, dan buah yang dikonsumsi masyarakat sudah beragam, tetapi makanan pokok sumber karbohidrat masih berorientasi pada beras.

Padahal, di masa sekolah dulu, kita diajarkan bahwa makanan pokok orang Indonesia itu berbeda-beda, ada yang makan sagu, jagung, serta umbi-umbian. Tapi kini dari Sabang sampai Merauke semua menyantap nasi putih.

Menurut Prof.Made Astawan, ahli teknologi pangan dari IPB, konsumsi beras nasional saat ini 139 kg/ per kapita per tahun. Idealnya adalah 109 kg per kapita per tahun. “Itu sebabnya belakangan ini pemerintah aktif memberdayakan sumber karbohidrat lokal non beras,” paparnya dalam acara media edukasi mengenai Wadah Makanan yang Aman di Jakarta (8/7).

Selain beras dan terigu, menurut Made, ada lebih dari 30 jenis aneka pangan lokal sumber karbohidrat. Misalnya saja jagung, grontol, umbi-umbian seperti talas, singkong, gadung, gembili, pisang, huwi, sukun, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, beras pun bukan cuma nasi putih, tapi juga beras merah dan beras hitam, yang masih mengandung kulit ari yang kaya serat. Tingginya serat pangan pada umbi-umbian dan juga beras merah menyebabkan sumber pangan ini memiliki tingkat indeks glikemik (IG) lebih rendah sehingga dianjurkan untuk penderita diaebetes.

Indeks glikemik merupakan indikator cepat atau lambatnya unsur karbohidrat dalam bahan pangan dalam meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Bahan pangan dengan IG rendah lebih aman
untuk penderita diabetes dan obesitas.

Sementara itu dr.Tan Shot Yen, praktisi energy healing, berpendapat kita juga bisa mendapatkan karbohidrat dari buah-buahan dan sayuran. Selain sumber energi, sayur dan buah juga mengandung serat dan tidak cepat membuat gula darah melonjak.

Salah satu jenis buah yang disarankan adalah alpukat. “Bukan hanya IG nya lebih rendah karena mengandung asam lemak tak jenuh yang baik, namun juga punya nilai potasium dan antioksidan yang lebih tinggi,” kata penulis buku Saya Pilih Sehat dan Sembuh ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: