Persiapan Arema Jelang Hadapi Persib Biasa Saja


Malang (ANTARA) – Persiapan Arema Indonesia menjelang menghadapi Persib Bandung pada pertandingan babak delapan besar Piala Indonesia yang digelar Minggu (28/7), terkesan seadanya dan tidak ada persiapan khusus.

Dalam setiap hari latihan, komposisi anak asuh Robert Rene Alberts itu tidak pernah lengkap, bahkan 11 pemain pilarnya terancam hengkang dari tim berjuluk “Singo Edan” itu.

“Meski komposisi pemain dan keberadaannya belum lengkap, kami tetap melakukan latihan secara rutin (normal) seperti ketika kondisi pemain lengkap,” katanya di Malang, Sabtu.

Kondisi itu terjadi karena 11 pemain lokal yang memperkuat Arema Indonesia pada musim kompetisi 2009/2010 itu mogok latihan karena tidak adanya jaminan (garansi) dari manajemen untuk membayar sisa tiga bulan gaji yang belum terbayar.

Karena tidak adanya jaminan tersebut, ke-11 pemain tersebut tidak bersedia membubuhkan tanda tangannya ketika disodori formulir perpanjangan kontrak hingga gelaran Piala Indonesia berakhir. Ke-11 pemain tersebut masa kontrkanya berakhir 30 Juni lalu.

Sebelas pemain yang mogok latihan itu adalah Kurnia Meiga, Juan Revi, Achmad Bustomi, M Fachrudin, Jalaludin Main, Benny Wahyudi, Rachmad Affandi, Ronny Firmansyah, Zulkifly Syukur, Hermawan, dan Gery Setya Adi Nugraha.

Bahkan, ke-11 pemain tersebut sudah meninggalkan mes pemain di Jalan Semeru Kota Malang termasuk para pemain yang berasal dari luar Malang.

Namun demikian, pihaknya akan tetap memaksimalkan pemain yang ada. “Kita akan melakukan ujicoba dengan tim lokal untuk mengasah permainan sekaligus untuk menentukan pemain inti ketika menghadapi Persib Bandung hingga masalah ke-11 pemain itu beres,” tegasnya.

Dari 27 pemain yang memperkuat Arema Indonesia di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 hanya tinggal 15 pemain, sedangkan 12 pemain lainnya nasibnya masih belum jelas dan mengambil sikap mogok latihan.

Bahkan salah satu pemain asing Arema, yakni Esteban Guillen telah meninggalkan Malang dan pulang ke Paraguay usai pesta konvoi yang digelar 2 Juni lalu dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dipanggil kembali.

Krisis finansial yang mendera peraih gelar juara LSI 2009/2010 itu selain mengambangkan nasib sebelas orang pemainnya, agenda pemusatan latihan (TC) di Bali selama satu minggu juga gagal, sehingga persiapan menjelang babak delapan besar Piala Indonesia benar-benar apa adanya.

Dari 15 pemain yang ada hanya lima pemain yang selama ini menjadi pemain inti, yakni Roman Chamelo, Noh Alam Shah, M Ridhuan, Pierre Njanka dan Purwaka Yudhi. Sedangkan lainnya adalah pemain cadangan dari U-21 kecuali kiper Iswan Karim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: