Kok Berani Sekali Polri Diobok-obok


JAKARTA, KOMPAS.com — Mabes Polri telah melayangkan surat teguran kepada majalah Tempo terkait sampul serta pemberitaan dalam edisi 18/39 berjudul “Rekening Gendut Perwira Polisi”. Edisi 18/39 mulai beredar awal pekan ini. Selain itu, Polri juga telah melayangkan surat kepada Dewan Pers untuk menangani kasus itu.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Marwoto Soeto di Mabes Polri, Rabu (30/6/2010), ketika ditanya mengenai kasus Tempo.

Menurut Marwoto, pemberitaan mengenai rekening mencurigakan sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri sudah menggangu institusinya. “Padahal kan cuma beberapa orang saja, bukan institusi Polrinya,” ujarnya.

Kini, ungkap Marwoto, pihaknya sedang menyelidiki siapa yang membocorkan laporan hasil analisis (LHA) dari PPATK yang berisi adanya aliran dana mencurigakan di rekening anggota Polri. Pembocoran itu melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan Peraturan BI No 2/19 /PB/ 2000.

“Pak Kapolri kan sudah bilang, cari siapa yang bocorkan itu. Kok berani sekali instansi saya diobok-obok. Kami masih cari tahu siapa yang sebarkan itu,” kata Marwoto.

Mengapa Polri tidak menggunakan hak jawab? “Karena ini sudah dua kali. Yang pertama tentang Kapolri ada main-main di pusaran mafia tambang batu bara. Itu sudah buat surat teguran,” jawab Marwoto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: