Inggris Lolos Berkat Keberanian Capello


Kekhawatiran Inggris gagal lolos ke babak 16 besar — seperti yang dialami Prancis — tak terjadi. Gol tunggal Jermain Defoe memenangkan The Three Lions 1-0 atas Slovenia pada pertandingan terakhir di Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth, satu jam lalu. Kuncinya? Keberanian pelatih Fabio Capello dalam meramu skuad dan memberikan kepercayaan pada pemain.

Setelah hanya meraih dua hasil imbang — dengan Amerika Serikat 1-1 dan 0-0 melawan Aljazair — posisi Inggris mengkhawatirkan sebelum laga melawan Slovenia. Hanya kemenangan yang bisa meloloskan mereka ke babak berikutnya.

Tahu dengan kondisi ini, Capello melakukan langkah cukup mengejutkan. Pelatih asal Italia itu merombak susunan starting eleven. Matthew Upson, James Milner, dan Jerman Defoe masuk sejak awal menggantikan Jamie Carragher yang absen karena akumulasi kartu, Aaron Lennon yang tak maksimal di sektor sayap kanan, serta Emile Heskey yang lebih banyak jadi ‘pengganggu’ konsentrasi lawan di dua pertandingan pertama.

Perubahan ini berjalan cukup baik meski tak bisa dibilang maksimal. Gerrard bergerak leluasa di kanan dan berganti posisi dengan sayap kiri yang diisi Milner. Wayne Rooney berduet dengan Defoe di depan.

Hasilnya, dua pemain ‘baru’ — Milner dan Defoe — andil dalam terjadinya gol semata wayang di menit ke-22. Umpan Milner dari sisi kanan langsung disambar Defoe.

Langkah berani kembali dilakukan Capello ketika menarik Rooney di menit ke-72 digantikan Joe Cole. Harapannya, eks-pemain Chelsea itu bisa mencari peluang dengan skillnya. Capello juga berusaha mencari alternatif serangan dengan memasukkan Heskey menggantikan Defoe di menit ke-86. Sayang, dua pergantian ini tak menghasilkan.

Dari penampilan malam ini menunjukkan Inggris masih punya masalah di lini depan, hal yang tak terjadi ketika kualifikasi. Dari 10 pertandingan, Inggris menang 9 kali dan hanya kalah 1 kali dengan catatan gol 34 memasukkan dan hanya kemasukan 6 gol. Penampilan Inggris-pun sejauh ini belum seimpresif Brasil atau Argentina atau Belanda.

Setidaknya, keberanian Don Fabio meramu skuad untuk menemukan formula yang pas harus diberi selamat. Capello mengatakan kepada Reuters sesudah pertandingan, “Pikiran kami kini sudah bebas, tak ada lagi ketakutan.”

Fase grup sudah dilewati. Meski menang, Inggris hanya berada di posisi runner-up grup kalah selisih gol dari Amerika yang membungkam Aljazair 1-0 berkat gol Landon Donovan di menit terakhir. Artinya, mereka bakal bertemu juara Grup D yang masih diperebutkan Ghana, Jerman, dan Serbia.

Langkah berat masih menghadang di depan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: