PREVIEW PIALA DUNIA 2010: Brasil vs Pantai Gading


Ini bukan sekadar laga Brasil versus Pantai Gading, tapi pertarungan antara guru dan murid.
Ketika masih menjadi pemain Fiorentina 1988/1989, Carlos Dunga adalah ‘murid’ Sven-Goran Eriksson — yang saat itu menangani La Viola. Keduanya saling menghormati.
Eriksson membawa Dunga, yang saat itu berusia 25 tahun, karena kualitas kepemimpinannya. Dunga menghormati Eriksson karena memberinya banyak hal soal kepelatihan dalam setiap kali perbincangan.

“Saya mengenal Dunga dengan baik. Saya yang membawanya ke Fiorentina, meski dia hanya bermain satu tahun,” kenang Eriksson.

Menurut Eriksson, saat masih menjadi pemain pun, Dunga tahu banyak hal soal taktik sepakbola. Pelatih asal Swedia itu menyebut Dunga sebagai pemain sepakbola yang pernah dikenalnya.

“Dia luar biasa dalam bertahan, menyerang, dan tahu segalanya,” puji Eriksson.

Dunga merespon pujian Eriksson dengan mengatakan; “Saya tidak terkejut Pantai Gading kini menjadi tim dengan pertahanan cukup kuat. Pasti sangat sulit mencetak gol ke gawang mereka.”

Laga ini juga akan menjadi pertemuan dua rival serius; Didier Drogba dan Lucio. Droba kemungkinan akan bermain dengan pelindung sikunya yang retak.

Keduanya terlibat saling hardik ketika bertemu di Liga Champions, atau ketika Inter Milan mendepak Chelsea. Drogba ngamuk setelah wasit mengganjarnya kartu merah.

Lucio, yang tidak memberi uang kepada Drogba, menuduh Drogba mengintimidasinya di laga pertama. Ketika keduanya bertemu di babak kedua, mereka terlibat saling hardik.

Julio Cesar masih menyimpan kenangan pertandingan itu. Drogba, menurutnya, tidak bisa berbuat banyak karena Lucio terus menjaganya.

“Di pertandingan kedua, Drogba hanya memiliki beberapa kesempatan menembak ke gawang,” ujar Cesar. “Drogba selalu bisa menembak dan menanduk bola dengan baik. Kami harus menjaganya.”

Brasil, yang kesulitan menembus pertahanan Korea Utara sebelum menang 2-1, yakin Pantai Gading akan bermain habis-habisan untuk meraih angka. Di laga pertama, Pantai Gading bermain tanpa gol dengan Portugal. Saat itu kedua tim bermain lebih terbuka.

Julio Baptista memperkirakan Pantai Gading masih akan bermain terbuka. Jika sebaliknya, Brasil akan kesulitan mengatasi sepuluh pemain di lini belakang.

Brasil telah enam kali bertemu tim-tim Afrika di Piala Dunia, memenangkan lima, dan belum sekali pun kebobolan. Pantai Gading berpotensi menjadi tim Afrika pertama yang membobol gawang Brasil di Piala Dunia.


Brasil

17-11-2009 Oman 0 – 2 Brasil
03-03-2010 Irlandia 0 – 2 Brasil
02-06-2010 Zimbabwe 0 – 3 Brasil
07-06-2010 Tanzania 1 – 5 Brasil
16-06-2010 Brasil 2 – 1 Korut

Pantai Gading

28-03-2010 Togo 1 – 2 Pantai Gading
11-04-2010 Pantai Gading 4 – 0 Togo
30-05-2010 Paraguay 2 – 2 Pantai Gading
04-06-2010 Jepang 0 – 2 Pantai Gading
15-06-2010 Pantai Gading 0 – 0 Portugal

<img alt=
Pantai Gading berpotensi menjadi tim Afrika pertama yang membobol gawang Brasil di Piala Dunia.”>
Situasi Brasil

Ada sedikit kekhawatiran soal kesehatan Gilberto Silva, yang mendapat hantaman pemain Korea Utara. Mantan kapten Arsenal ini kemungkinan tidak bisa bermain, dan posisinya ditempati Josue. Bagi pelatih Carlos Dunga, itu bukan masalah.

Prakiraan Susunan Pemain: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Juan, Michel Bastos; Gilberto Silva, Felipe Melo; Elano, Kaka Robinho; Luis Fabiano

Situasi Pantai Gading

Didier Drogba kemungkinan akan menjadi starter, setelah menjadi pemain pengganti saat Pantai Gading melawan Portugal. Striker Chelsea ini akan bermain menggunakan pelindung tangan.

Prakiraan Susunan Pemain: Barry; Demel, K. Toure, Zokora, Tiene; Y. Toure, Eboue, Tiote; Gervinho, Drogba, Kalou

Pemain Layak Diamati

Robinho: Bermain mengesankan saat Brasil mengalahkan Korut. Bahkan dia satu-satunya pemain yang secara reguler mengancam pertahanan tim negeri Stalinist dari Asia. Namun dia cenderung mementingkan diri sendiri. Ketika dia berupaya bermain sebagai tim, salah satu umpannya dimanfaatkan Elano menjadi gol.

Didier Drogba:
Jika sejak laga pertama tampil sebagai starter, semua mata akan tertuju kepadanya. Ia salah satu striker paling berbakat. Memiliki kekuatan bertarung di udara, dan piawai menempatkan diri di kotak penalti untuk menjemput umpan rekan-rekannya. Brasil pasti akan kesulitan.

Prediksi

Brasil mungkin kesulitan menembus pertahanan Pantai Gading. Di sisi lain, lini belakang Brasil juga akan dipaksa kerja keras mengatasi pertarungan fisik salah satu wakil Afrika. Castrol World Cup memperikirakan kesempatan Brasil memenangkan laga 66 persen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: