Camcorder Tak akan Mati karena BlackBerry


INILAH.COM, Jakarta- Meskipun fitur perekam juga ada di smartphone, penjualan camcorder tak akan kering. Harga yang makin murah, serta desain fashionable membuat perangkat ini bertahan.

Menurut Direktur DataScrip distributor camcorder Sanyo Mary T Oetomo penjualan perangkat kamera tidak akan tersaingi, meskipun fitur perekam video dapat ditemui di berbagai perangkat mobile.

“Penjualan kamera tetap menjanjikan karena dalam perangkat mobile, fitur kamera hanya sebagai tambahan bukan inti dari fungsi perangkat tersebut. Ada keterbatasan yang hanya dimiliki oleh kamera,” ujar Mary saat ditemui di Jakarta Kamis (17/6).

Tidak hanya itu, kamera saat ini, ujar Mary, telah didesain dengan fashionable, dalam bentuk sederhana sehingga nyaman digunakan serta harga yang cukup bersaing.

“Saya melihat bahwa teknologi yang ditawarkan pun sudah tinggi dan unggul sehingga tidak perlu takut dengan fitur kamera di smartphone atau BlackBerry misalnya,” kata Mary dengan tenang.

Datascrip sendiri yakin bisa mengambil pangsa pasar 4% di Indonesia lewat produk camcorder Sanyo-nya. “Kami harapkan sekitar 4% di pasar camrecorder. Ditargetkan tahun ini kami meluncurkan sekitar 5 ribu unit,” ujar Mary.

Harga camcorder baru tersebut sekitar Rp 3 hingga Rp 5 juta. “Kami memang bukan menargetkan pangsa low end melainkan di masyarakat menengah,” kata Mary.

Tidak hanya itu, Sanyo juga meluncurkan alat perekam suara. Untuk produk ini ditargetkan bisa terjual sekitar 10 ribu unit pada tahun ini dengan harga sekitar Rp 2 hingga Rp 3 juta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: