Luna Maya ‘Dipecat’ Lewat Teleconference


JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk, produsen sabun Lux menegaskan per Jumat, 11 Juni lalu, Luna Maya resmi mengundurkan diri sebagai brand ambassador sabun Lux.

Head of Corporate Communication PT Unilever Indonesia Tbk, Maria Dewantini Dwianto menegaskan hal tersebut di Graha Unilever, Jalan Gatot Subroto Kav 15, Jakarta, Senin (14/6/2010).

“Kita sudah membicarakan dengan pihak manajer Luna Maya, mengenai beredarnya video tersebut. Namun buat kami, ini sudah kurang menguntungkan bagi kedua belah pihak,” paparnya.

Diskusi yang berlangsung antara pihak manajemen Luna Maya dan juga Unilever membahas tuntas status Luna Maya di Lux setelah kasus video porno. Percakapan dengan Luna Maya pun dilangsungkan dengan teleconference.

“Karena itu sudah biasa dilakukan oleh pihak kita dan itu sangat wajar,” tegasnya.

Setelah berdiskusi panjang lewat layar monitor, akhirnya Luna Maya sepakat resmi mengundurkan diri dari jabatan brand ambassador Lux. Menurut Maria, keputusan ini sifatnya effective immediate sehingga akan segera berlangsung.

“Ini keputusan bersama sekitar tanggal 11 Juni, Jumat lalu. Prosesnya effective immediate sehingga segera berlangsung. Karena itu sifatnya per tahun,” tandas Maria.

Luna Maya masih memiliki sejumlah agenda sebagai brand ambassador. Namun dengan adanya pengunduran diri ini, maka Unilever harus menjadwal ulang kembali.

Didesak apakah Luna Maya menangis saat mengundurkan diri? “Itu sifatnya privasi dan mohon maaf kita tidak bisa memberikan keterangan yang lebih dalam lagi tentang kontrak,” kilah Maria.

Apakan lebih tepatnya mengundurkan diri atau dipecat, Maria tetap tidak mau memaparkan. “Mohon maaf, itu masuk dalam privasi. Ini bicara situasi dan sangat tidak menguntungkan,” kata dia.

Luna Maya dianggap terlalu sibuk mengurusi kasusnya sehingga tidak bisa berperan optimal sebagai brand ambassador Lux. “Kita pun tidak bisa mengoptimalkan Luna Maya untuk jadi brand ambassador,” tandas Maria.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: