“Macan Asia” Punya Strategi Atasi Kendala Postur



PORT ELIZABETH, KOMPAS.com — Pelatih Korea Selatan, Huh Jung-moo, sudah mempersiapkan strategi timnya ketika melawan Yunani pada laga perdana penyisihan Grup B Piala Dunia 2010, Sabtu (12/6/2010). Dia optimistis, pasukannya bisa mengatasi kendala postur tubuh yang tinggi dari lawannya.
Memang, dengan modal postur yang tinggi dan besar, Yunani tampil sangat mengesankan pada Piala Eropa 2004 sehingga bisa mencatat sejarah merajai Benua Biru. Nah, hal inilah yang sudah diantisipasi Huh ketika pasukannya bertemu Yunani di Port Elizabeth.

“Jika tinggi menjadi faktor utama, maka kami mungkin harus menggaet semua pemain basket,” ujar Huh. “Kamu sudah sepenuhnya siap. Memang pasti ada risiko, tetapi kamu juga memiliki beberapa titik kekuatan,” ucapnya lagi.

Memang, Korsel telah membuktikan bahwa mereka juga bisa menghadirkan sensasi. Lihat saja apa yang dilakukan “Macan Asia” ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002 (bersama Jepang). Waktu itu, mereka melibas dua raksasa Eropa, Italia dan Spanyol, untuk melangkah ke semifinal.

Sayang, kejutan “Negeri Ginseng” hanya berhenti di situ karena, empat tahun berselang di ajang serupa, mereka langsung terdepak pada penyisihan grup. Setelah menang 2-1 atas Togo di laga pembuka, “Taeguk Warriors” hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Perancis, dan ditekuk 0-2 oleh Swiss.

Namun, dengan kekuatan yang dimiliki sekarang, termasuk hadirnya gelandang impresif klub Manchester United, Park Ji-sung, Huh cukup optimistis. Dia yakin, taktik yang diterapkannya bakal menyulitkan Yunani, yang juga tidak pernah bersinar lagi sejak menjadi juara Eropa 2004.

Nada optimistis juga muncul dari mulut Park Ji-sung. Winger yang ikut membantu MU meraih tiga gelar Premier League dan menjadi satu-satunya pemain Asia yang bermain dalam final Liga Champions pada tahun 2009 mengatakan bahwa pengalaman di Old Trafford membuat mentalnya semakin kuat.

“Itu (main di MU) memberikan saya banyak pengalaman. Saya bisa menikmati atmosfer pada pertandingan-pertandingan besar,” ujar Park. “Itu membuat saya bisa lebih santai, sejak bermain dalam banyak pertandingan besar,” Park mene

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: