Chris John Hadapi ‘Sparring’ Lokal


SEMARANG, KOMPAS.com — Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, akan melakukan latihan dengan teman latih tanding atau sparring partner petinju Indonesia untuk persiapan menghadapi Fernando David Saucedo di Jakarta, 26 Juli 2010.
“Saya lupa menanyakan nama petinju Indonesia yang akan menjadi sparring partner saya, tetapi yang pasti satu minggu mendatang mereka akan datang ke Australia,” kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (9/6/2010).

Ketika ditanya apakah mereka adalah dua petinju Sasana Mirah Boxing Camp, Sahlan dan Thomas, yang pernah menjadi teman latih tanding Chris sebelum pertarungan lawan Fernando diundur, dia mengatakan kemungkinan bukan. “Nanti saya kabari kalau sudah tahu namanya,” kata petinju dengan rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua seri tersebut.

Sahlan dan Thomas pernah menjadi mitra tanding Chris John saat menjalani latihan di Sasana Herry’s Gym Perth, Australia, kemudian dilanjutkan di Bali.

Sambil menunggu kedatangan petinju yang akan menjadi teman latih tandingnya di Australia, petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut terus melakukan latihan di bawah asuhan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian. “Latihan antara teknik dan fisik terus jalan, tetapi sekarang ini lebih dikonsentrasikan pada peningkatan fisiknya. Kalau latihan teknik berkaitan dengan strategi menghadapi lawan akan dilakukan setelah sparring partner-nya datang,” katanya.

Sebelumnya, Promotor Tinju, Zaenal Thayeb, mengatakan bahwa partai tambahan Chris John melawan Fernando David Saucedo bakal diisi oleh petinju-petinju yang bertarung di kelas ringan.

Menurut dia, setiap petinju di kelas ringan ini saling bertarung dan berhadapan satu dengan yang lain untuk mencari gelar juara. “Setiap petinju hanya bertarung selama tiga ronde, kemudian kalau menang dan menjadi juara, hanya bertarung selama sembilan ronde. Jadi, partai tambahan mendatang bukan berdasarkan peringkat nasional dipertemukan dengan petinju dalam negeri atau luar negeri, tetapi mirip seperti kompetisi,” katanya kepada Antara.

Zaenal Thayeb yang juga pemilik Sasana Mirah Boxing Camp mengatakan bahwa pada pertarungan yang sesuai rencana semula digelar di Bali, akan ada lima partai tambahan dan menjadi pertemuan antara petinju nasional dari berbagai kelas dan petinju dalam negeri atau luar negeri (Thailand).

Namun, mengingat pertarungan Chris John melawan “El Vasco” (panggilan Fernando David Saucedo) akhirnya dipindah ke Jakarta, maka, menurut dia, partai tambahan diubah menjadi seperti kompetisi untuk petinju kelas ringan (61 kilogram).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: