Jika Kafe Dibongkar, AIDS Sulit Dipantau


GORONTALO, KOMPAS.com — Jaringan Pemuda Peduli AIDS Provinsi Gorontalo menilai, rencana pembongkaran belasan kafe di Kelurahan Leato Selatan oleh Pemerintah Kota Gorontalo akan mempersulit penanggulangan terhadap penyakit mematikan itu.
Hal ini disampaikan oleh Rudi Hunta, Kepala Divisi Penjangkauan Kelompok Berisiko, kepada organisasi non-pemerintah yang bergerak pada penanggulangan AIDS itu, Senin (7/6/2010).

“Ke depan, pekerjaan penanggulangan AIDS di Gorontalo akan semakin sulit sebab, dalam skala komunitas, kami akan sulit memetakan kembali titik rawan yang dianggap berpotensi menyebarkan penyakit AIDS,” ungkapnya.

Keberadaan kafe-kafe tersebut selama ini menurutnya turut memudahkan tugas mereka karena di kawasan itu terdapat wanita penghibur yang rawan terjangkit penyakit mematikan itu.

Sebelumnya, pemerintah akan membongkar 18 kafe di Leato Selatan karena dianggap telah menyalahi aturan. Hal itu menyebabkan pro dan kontra di kalangan masyarakat yang menggelar serangkaian aksi demo.

Puncak dari hal itu terjadi pada Rabu (2/6/2010) pagi ketika ratusan anggota Satpol PP yang hendak menertibkan kafe kawasan pelabuhan itu dihadang dan dilempari batu oleh warga dan pemilik kafe yang menentang eksekusi itu.

Pada peristiwa tersebut, dua anggota Satpol PP terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terluka terkena lemparan batu. Eksekusi itu akhirnya diurungkan. Namun, kafe-kafe tetap akan dibongkar jika situasinya sudah kondusif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: