Inggris Hebat, Kecuali Kipernya


Februari 2008, dua pekan setelah Inggris mengalahkan Swiss 3-1 pada laga uji coba di Wembley yang menjadi debut pertama sebagai manajer Inggris, Fabio Capello, membuat pengakuan. “Salah satu masalah saya sebagai manajer Inggris adalah hanya 38% pemain (di Liga Primer) yang asli Inggris. Dan saya harus mengandalkan kiper berusia 37 tahun,” katanya.

Kini, lebih dua tahun setelah itu, persoalan Capello masih sama; siapa kiper utama yang harus dipilihnya mengawal gawang Inggris. Ketika mendarat di Johennesburg, Kamis kemarin, pelatih 63 tahun itu tetap belum bisa menyebut siapa kiper nomor satunya.

Kepada seorang rekannya, Capello mengatakan yakin Inggris akan bisa menembus babak final Piala Dunia 2010 jika memiliki kiper setangguh Gianluigi Buffon (Italia), Iker Casillas (Spanyol), Edwin van der Saar (Belanda, meski tak ikut ke Piala Dunia), bahkan Marks Schwarzer (Australia). “Saya yakin kami akan memenangkan Piala Dunia dengan skuad ini, (tapi) jika kami punya kiper top,” katanya.

Bersama Capello, Inggris punya peluang merebut gelar pertama mereka setelah 44 tahun. Secara rekor, Capello adalah pelatih paling topcer yang pernah menangai The Three Lions. Di 24 pertandingan Don Fabio mengantongi 18 kemenangan, 2 kali seri, dan empat kali kalah.

Angka ini mencatat persentase 75%, tertinggi di antara 14 pelatih yang pernah menangani Inggris. Persentase kemenangan Capello bahkan lebih baik dari Sir Alf Ramsey (1963-1974) yang mencatat persentase 61%, meski dengan catatan Ramsey memberikan satu (dan satu-satunya) gelar Piala Dunia bagi Inggris.

Kembali ke soal kiper.

Selama dua tahun kepemimpinannya, Capello telah menggunakan lima kiper. Tiga nama David James (Portsmouth), Robert Green (West Ham United) dan Ben Foster (Birmingham City) mendapat kesempatan dimainkan. Scott Carson (West Bromwich) dan Joe Hart (Manchester City) sempat dipanggil tapi hanya menjadi cadangan. Demikian juga dengan Paul Robinson (Blackburn Rovers), Chris Kirkland (Wigan Athletic), dan Joe Lewis (Peterborough United).

Di Piala Dunia kali ini, Capello akhirnya memutuskan membawa James, Green, dan Hart. Tapi siapa yang akan menjadi pilihannya? Masih belum ada yang tahu.

David Seaman, mantan kiper Inggris (1988-2002) yang sempat diwawancarai Yahoo akhir bulan lalu, tegas-tegas menyebut nama David James!

Pilihan Seaman, dan juga beberapa mantan bintang Inggris, mungkin tak salah. Dari ketiga kiper yang ada, Capello tentunya bisa mengandalkan pemain veteran yang sudah mengantongi 50 caps itu. James adalah kiper utama Inggris di Euro 2004 namun posisinya digeser Paul Robinson di Piala Dunia 2006.

Tapi itu tidak berarti ia akan menjadi pertama. Pemain paling gaek di skuad Inggris–dengan usia 39 tahun–kehebatan James tercoreng lantaran gagal menyelamatkan klubnya Portsmouth dari zona degradasi. Ia juga baru dimainkan lagi di laga internasional–setelah 13 bulan–saat Inggris menang 2-1 dari Jepang, pekan lalu.

James memang mendapat kostum bernomor punggung 1. Toh, ia sendiri tak yakin. Ia mengatakan nomor punggung bukanlah jaminan. “Di pertandingan kualifikasi saya selalu menjadi pilihan utama. Tapi tak ada yang bisa memberikan garansi posisi Anda sampai Anda melihat susunan pemain resmi dari pelatih,” katanya.

Bagaimana dengan Green dan Hart? Green (30 tahun) yang mendapat nomor punggung 12, baru tampil di 10 pertandingan internasional. Tapi ia dimainkan Capello di dua laga pertama tahun 2010; ketika mengalahkan Mesir (3 Maret) dan Meksiko (24 Mei)–keduanya dengan skor 3-1 dan dilangsungkan di Wembley Stadium.

Sementara Hart (23 tahun) dan juga mendapat nomor punggung 23, baru tampil tiga kali. Terakhir ketika menggantikan James di babak kedua saat melawan Jepang.

Kondisi ini membuat kiper nomor satu Spanyol, Iker Casillas, berani menyebut posisi kiper sebagai titik lemah Inggris yang bisa dimanfaatkan lawan-lawan Inggris di Piala Dunia. “Saya bisa mengerti mengapa Lionel Messi dan Xavi berbicara soal peluang Inggris di Piala Dunia karena mereka punya pemain berkelas. Tapi masalah kiper, ini merupakan persoalan nyata,” kata pemain yang sudah 103 kali tampil bagi Spanyol itu.

Jika melihat siapa yang dimainkan Capello di beberapa pertandingan terakhir–dan jika memang nomor kostum tidak menjadi urutan–maka bisa jadi Green bakal menjadi kiper utama, James kiper kedua, dan Hart kiper ketiga.

Oke, Inggris memang tak lagi punya Peter Shilton, pemegang rekor penampilan terbanyak di 125 pertandingan bagi Inggris (1970-1990), atau Gordon Banks (1963-1972) yang terkenal karena menggagalkan peluang bintang Brasil, Pele, pada Piala Dunia 1970, Meksiko, atau–mungkin–Seaman.

Tapi apa benar kiper akan membuat Inggris gagal menjadi juara Piala Dunia 2010? Di fase grup, dengan lawan seperti Amerika Serikat, Aljazair, dan Slovenia di Grup C, Inggris takkan mengalami kesulitan. Setelah itu? Kita lihat saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: